Sembalun, NH Online – Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda NW Sembalun, Menyambut hangat kedatangan seorang syaikh dari Madinah Al Munawarah yakni syaikh Adnan Althof Bersama rombongan, Rabu (19/07/2023).
Pengajian Silaturrahim syaikh Adnan Althof Bersama rombongan di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Nahdlatul Wathan Sembalun, mengundang antusias dari jama’ah dalam mengadiri majlis ta’lim yang di laksanakan di aula pondok pesantren.
Sesuai tradisi dalam organisasi Nahdlatul Wathan, sebelum mulai sebuah acara terlebih dahulu dibuka dengan membaca fatihah dan sholawat Nahdlatain, di pimpin oleh TGH. Abd Muhaemin, QH.,S.Pd(Pembina Asrama di pondok Pesantren Nurul Huda NW Sembalun).
TGH. Mustamin Hafifi, Lc.,M.Pd.I
Dalam pengajian ini dihadiri oleh beberapa Masyaikh Ma’had Darul Quran wal Hadits Al-Majidiyah Asy-Syafiiyah Nahdlatul Wathan di Anjani, Lombok Timur salah satu diantaranya adalah TGH. Mustamin Hafifi, Lc.,M.Pd.I, Sekaligus sebagai penerjemah isi dari ceramah syaikh.
syaikh Muhammad Adnan Al- Athof membuka Pengajian dengan mengingatkan kepada Masyarakat tentang taqwa kepada Allah SWT. Dengan membaca firman Allah SWT dalam Surah Az-Zumar Ayat 10 “
قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
“Bahwa dalam ayat tersebut bliau menjelaskan memberikan pemahaman bahwa Allah SWT sudah menjelaskan kita tentang bagaiman sifat dari takwa dala Ayat tersebut, bliau menjelaskan beberapa tingkatan taqwa, Pertama, bagaimana kita takut kepada Allah SWT sehingga kita senantiasa menjalankan segala perintanya dan menjauhi segala lanrangan nya, Kedua, Hati yang bersih dari penyakit-penyakit hati jadi orang yang bertaqwa itu mesti hatinya bersih, kemudian bliau juga mendefinisikan taqwa itu ialah hati yang bercahaya.” – tutur beliau dihadapan jamaah dan santri NW di Sembalun Lawang mengawali pengajiannya.
Mengakhiri pengajiannya beliau menceritakan tentang hijrahnya Rasulullah SAW. Sebagaiman dijelaskan bahwa salah satu yang akan menguatkan hati kita adalah sejarah maka bliau berpesan kita tidak boleh melupakan sejarah.
Setelah beliau menyampaikan pengajian di akhiri dengan Syafaah dan do’a bersama yang di pimpin oleh TGH. Abdul Muhaemin, QH.,S.Pd sekaligus Cukuran Massal.
Lokasi: Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda NW Sembalun
Tonton Video Live nya di Fanspage Situs Nurul Huda Online